Pake Aparat Ancam Warga, Lebih Sadis dr Garuda: "Bisnis Gelap" Pertamina Via Patra Jasa Kuasai Lahan & Jalan Rakyat di Barito Timur Kalimantan Tengah, Thread By @kurawa

Bersih-bersih menyeluruh BUMN? Wajib...!
2
Rudi Valinka @kurawa

Ini jauh lebih Ironis dari Garuda, Dirutnya PT Patra Jasa justru dianugerahkan "Revolusi Mental" Award 2019 padahal bisnis mereka di Kalteng bergaya spt Orde Baru menggunakan Aparat TNI mengancam warga. Gimana neh @erickthohir Dan pak @jokowi ? patra-jasa.com/en/index.php/2…

06/12/2019 17:38:09 WIB
Kadrun Murtad⚕️ @Instantkharma

@kurawa @erickthohir @jokowi award spt itu bisa di beli om. minimal harga 5 juta dpt award/piagam serta masuk media

06/12/2019 18:46:26 WIB
Muli @muljati

@kurawa @erickthohir @jokowi Menandakan Jkw is out of control & cenderung tutup mata thd tindakan, keputusan yg dilakukan oleh barisan wakilnya. Weaknesses revealed.

06/12/2019 17:43:34 WIB
Rudi Valinka @kurawa

(THREAD) Penyalahgunaan wewenang Bisnis Pertamina melalui anak Usaha PT Patra Jasa menguasai Lahan dan Jalan milik Rakyat di Barito Timur Kalimantan Tengah. Mengurai bisnis gelap dan meresahkan Pertamina di daerah. @erickthohir @basuki_btp @jokowi

03/12/2019 18:01:10 WIB
Rudi Valinka @kurawa

Awalnya pasti banyak yang bertanya mengapa gue mau susah payah membuka kasus pengambilalihan lahan dan jalan oleh Pertamina (Patra Jasa) di Barito Timur ini? Semua berawal dari DM seorang warga sana yang meminta agar kasus ini bisa disampaikan ke pak Ahok selaku komut baru

03/12/2019 18:06:28 WIB
Rudi Valinka @kurawa

Banyak orang2 yang melaporkan beberapa kasus lewat jalur DM, tetapi utk kasus ini gue lebih tertarik karena selain membantu mengawasi BUMN ini ternyata kasus ini juga merusak visi misi presiden karena ada usaha menghambat ekonomi rakyat lewat pungli dan menutup infrastruktur

03/12/2019 18:10:09 WIB
Rudi Valinka @kurawa

Gue tau banyak followers gue juga yang bekerja di Pertamina, terutama di Patra Jasa.. jika semua fakta gue buka, gue persilahkan bagi kalian utk berani buka juga data2 kalian terutama soal data dan uang masuk

03/12/2019 18:12:09 WIB
Rudi Valinka @kurawa

1. Kisah keributan ini sebenarnya hanya soal Perebutan Jalan ketika tahun 1967 Permina (nama sebelum Pertamina dibentuk) membuka hutan milik rakyat di Barito Timur sepanjang 60 KM utk angkut pipa dan alat pengeboran Minyak di Tabalong.

03/12/2019 18:22:09 WIB
Rudi Valinka @kurawa

2. Rakyat sebagai pemilik lahan jalan tersebut terpaksa menerima tawaran kompensasi pembukaan lahan tersebut dengan sistem Tanam Tumbuh yaitu : pembayaran kerugian pohon2 yg di tebang oleh Pertamina. Maklum saat itu Orde Baru begitu berkuasa siapa yang menolak tentunya bahaya

03/12/2019 18:25:22 WIB
Rudi Valinka @kurawa

3. Mayoritas penduduk asli sana adalah suku Dayak Maa'nyan menerima kompensasi tanam tumbuh dengan alasan jika selesai proyek pertamina ini maka akan dikembalikan ke mereka.. tidak ada bukti hitam putih menandakan mereka yakin bahwa tanah itu tetap milik mereka

03/12/2019 18:29:08 WIB
Rudi Valinka @kurawa

4. Tahun 1976 proyek mobilisasi pipa telah selesai oleh pertamina, lahan dan jalan pun terbengkalai dan tidak digunakan lagi. Sebagai gambaran jalan masih sempit dan jika hujan mobil akan mudah terperosok akibat tanah yang lembek.

03/12/2019 18:34:01 WIB
Rudi Valinka @kurawa

5. Tahun 70 hingga 80 an kalimantan adalah "surga" buat Kayu sehingga jalan eks pertamina ini digunakan oleh perusahaan logging Philipina dan PT yayang utk mengangkut kayu dengan persetujuan pemda setempat tentunya

03/12/2019 18:37:53 WIB
Rudi Valinka @kurawa

6. Pemeliharaan jalan ini dilakukan oleh kedua perusahaan Logging tsb selama kurang dari 20 tahun tanpa ada gangguan dan klaim dari siapapun, era kayu di kalimantan pun berakhir di pertengahan tahun 1990 an, kedua perusahaan logging ini mulai redup dan tidak beroperasi optimal

03/12/2019 18:42:39 WIB
Rudi Valinka @kurawa

7. Jalan ini pun terbengkalai beberapa tahun setelah kayu semakin sulit, rakyat sana bekerja berkebun terutama menanam karet. Kemudian Kalimantan memasuki era batu bara di awal periode tahun 2000 an. Dan jalan ini pun menjadi akses lagi utk usaha pengangkutan batubaranya

03/12/2019 18:49:09 WIB
Rudi Valinka @kurawa

8. Sejak tahun 2005 pengelolaan jalan ini amburadul ada satu perusahaan PT puspita alam kurnia yag diberi mandat utk melakukan pelebaran jalan dengan cara menarik retribusi ke pengguna jalan.. uang ditarik namun jalan tak kunjung bagus dan lebar

03/12/2019 18:53:08 WIB
Rudi Valinka @kurawa

9. Puncaknya di 2008 terjadi keributan besar saat PT PAK dan satu perush pendamping PT Sari Borneo Yufanda (SBY) memaksa memungut tiket jalan spt tol seharga 3x lipat dari biaya resmi, terjadilah kerusuhan yg berakibat terpotong satu lengan warga dan dibalas pembakaran kendaraan

03/12/2019 18:57:37 WIB
Rudi Valinka @kurawa

10. Akibat kerusuhan ini maka pemda melakukan penghentian sementara, dan diputuskan pada tahun 2010 lewat SK bupati barito timur no 55 jalan ini dipercayakan kepada asosiasi Pertambangan Batubara dan warga secara bergotong royong

03/12/2019 19:02:09 WIB
Load Remaining (92)

Comment

No comments yet. Write yours!